Masih banyak orang yang berpikir kalau set up company di Indonesia itu ribet, mahal, dan penuh birokrasi. Padahal kenyataannya, proses pendirian perusahaan di Indonesia sekarang jauh lebih simpel dibanding beberapa tahun lalu. Apalagi dengan sistem digital dan dukungan konsultan profesional, urusan legalitas bisnis bisa beres tanpa bikin pusing.
Kalau kamu sedang kepikiran mau buka usaha, ekspansi bisnis, atau bahkan investor asing yang ingin masuk ke pasar Indonesia, artikel ini pas banget buat kamu.

Kenapa Banyak Orang Takut Set Up Company di Indonesia?
Biasanya ada beberapa alasan klasik, seperti:
- Takut urusan izin yang berlapis-lapis
- Bingung harus mulai dari mana
- Khawatir prosesnya lama
- Takut salah langkah dan kena masalah hukum
Padahal, pemerintah Indonesia terus melakukan penyederhanaan regulasi agar iklim bisnis makin ramah, baik untuk pengusaha lokal maupun asing.
Jenis Badan Usaha yang Umum di Indonesia
Sebelum set up company, kamu perlu tahu dulu bentuk badan usaha yang paling sering digunakan:
- PT (Perseroan Terbatas)
Cocok untuk bisnis skala kecil hingga besar. Bisa dimiliki oleh WNI (PT Lokal) atau investor asing (PT PMA). - PT PMA (Penanaman Modal Asing)
Digunakan oleh investor asing yang ingin berbisnis di Indonesia. Aturannya jelas dan sudah terintegrasi dengan sistem OSS. - CV (Commanditaire Vennootschap)
Biasanya dipilih untuk usaha kecil atau keluarga, tapi tidak direkomendasikan untuk bisnis jangka panjang yang ingin berkembang besar.
Proses Set Up Company di Indonesia Secara Umum
Secara garis besar, inilah tahapan yang biasanya dilalui:
- Penentuan Nama Perusahaan
Nama harus unik dan belum digunakan perusahaan lain. - Pembuatan Akta Pendirian
Dilakukan melalui notaris resmi dan memuat struktur pemegang saham, direksi, serta komisaris. - Pengesahan Kemenkumham
Setelah akta dibuat, perusahaan akan mendapatkan pengesahan badan hukum. - Pengurusan NIB dan Izin Usaha
Lewat sistem OSS (Online Single Submission), proses ini sekarang jauh lebih cepat dan transparan. - Registrasi Pajak dan Administrasi Lainnya
Termasuk NPWP perusahaan dan dokumen pendukung lainnya.
Kalau semua dokumen sudah siap dan benar, proses ini bisa berjalan relatif cepat.
Berapa Lama dan Biayanya?
Waktu dan biaya set up company di Indonesia sangat tergantung pada jenis perusahaan dan kelengkapan dokumen. Untuk PT lokal, prosesnya bisa selesai dalam hitungan minggu. Sementara PT PMA mungkin butuh waktu sedikit lebih lama karena ada aspek investasi asing yang harus dipenuhi.
Yang jelas, kalau ditangani dengan benar sejak awal, kamu bisa menghindari revisi berulang yang justru bikin proses jadi lama dan mahal.
Kenapa Pakai Jasa Profesional Itu Penting?
Walaupun terlihat sederhana, detail legal dalam pendirian perusahaan tidak bisa dianggap sepele. Salah pilih KBLI, salah struktur saham, atau keliru izin usaha bisa berdampak ke operasional bisnis ke depannya.
Di sinilah peran konsultan jadi krusial: membantu kamu set up company dengan struktur yang tepat, sesuai regulasi, dan siap berkembang.
Kesimpulan
Set up company di Indonesia sebenarnya nggak seribet yang dibayangkan. Dengan regulasi yang makin jelas, sistem digital yang terintegrasi, dan dukungan pihak profesional, kamu bisa fokus membangun bisnis tanpa harus pusing soal legalitas.
Kalau kamu ingin proses pendirian perusahaan yang aman, cepat, dan sesuai aturan, Watershore siap membantu dari awal hingga bisnis kamu siap beroperasi.
Mulai dari konsultasi, pengurusan izin, hingga struktur perusahaan yang tepat, semua bisa ditangani secara profesional.



